Home Home Theatre

Key Concepts

Orang yang memiliki berbagai alternatif untuk mengatasi suatu masalah, berarti ia tahu jalan menuju puncak (DR. Ibrahim Elfiky)

Home Theatre PDF Print E-mail


Mengatur Penempatan Speaker Di Home Theater

Home theater bukan hanya soal menonton film -tapi merupakan pengalaman menyatu dalam aksi film tersebut. Hal ini tak mungkin bisa dilakukan tanpa terciptanya atmosfir dari suara dan efek surround yang bersumber dari penempatan speaker yang tepat.

 

Sound system home theater setidaknya membutuhkan 5 speaker - depan kiri, kanan dan tengah, dan dua buah surround, speaker keenam biasanya disebut subwoofer. Konfigurasi ini lazimnya disebut susunan 5.1. Konfigurasi lain yang lebih canggih bisa terdiri dari enam (6.1) atau tujuh speaker (7.1) yang bisa menghasilkan efek yang lebih penuh dan nyata.Surround sound menggabungkan berbagai efek suara yang dihasilkan oleh sumber yang berbeda dan berasal dari posisi tertentu di ruangan Anda. Penempatan speaker yang tepat akan membantu menciptakan atmosfir yang diinginkan. Tapi harap diingat, ada terlalu banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Speaker yang berbeda memiliki karakteritik respons yang berbeda juga, sementara akustik ruangan tak sama di setiap ruangan.Jadi, meskipun Anda mengetahui cara menempatkan speaker yang tepat, yang paling penting akhirnya adalah bagaimana suara terdengar di telinga Anda.Speaker CenterLangkah pertama mempersiapkan penempatan speaker home theater Anda adalah menentukan posisi speaker tengah. Fungsi dari center speaker sendiri adalah sebagai anchor dari dialog dan suara yang berasal dari layar lainnya; sehingga biasanya posisinya tergantung pada posisi TV Anda.Dengan kata lain, ketika Anda sudah menentukan tempat TV, Anda tak punya banyak pilihan; tinggal mengatur posisi speaker kanan dan kiri agar suara yang berasal dari kedua speaker ini bisa berpadu dengan suara yang berasal dari kanal tengah (center speaker).
· Tweeter center speaker harus berada pada ketinggian telinga ketika duduk. Karena itulah sebaiknya ditempatkan di atas pesawat televisi pada setting proyeksi depan.
· Jika ditempatkan langsung di atas atau sedikit di bawah layar televisi, pastikan arah bagian depan speaker sejajar dengan televisi. Hal ini untuk mencegah pantulan suara yang tak diinginkan dari lemari TV Anda.
· Arahkan center speaker langsung ke area pendengaran utama.
· Center speaker harus sama jaraknya dengan posisi dengar pada speaker depan kanan dan kiri. Speaker Depan Kiri dan KananSpeaker Depan Kiri dan Kanan menyalurkan suara musik dan efek pada sistem home theater. Tugas utamanya adalah memberikan gambaran suara yang fokus dan detail. Penempatan yang tepat speaker ini penting untuk menciptakan panggung suara yang lebar dan realistik.
· Speaker depan kanan dan kiri harus ditempatkan pada jarak yang sama di samping pesawat televisi. Untuk hasil yang terbaik, kedua speaker ini harus ditempatkan setidaknya terpisah sejauh enam kaki.
· Atur agar ketiga speaker depan utama ini, kanan, kiri dan tengah jaraknya sama jauhnya dari posisi duduk.
· Atur ketinggiannya agar sama dengan ketinggian center speaker. Ketiga tweeter inipun harus mendekati ketinggian telinga ketika duduk, perbedaannya di antara ketiganya tak boleh lebih dari 30 cm. Speaker SurroundBerlainan dengan fungsi speaker depan, fungsi speaker surround di home theater adalah untuk menciptakan atmosfir suara yang tak bisa ditentukan asalnya yang menyelubungi penonton. Sehingga penonton benar-benar merasa berada dalam aksi seru film yang ditonton.
· Speaker surround idealnya ditempatkan di belakang tempat duduk penonton.
· Penempatan di dinding samping juga bisa dilakukan, hal ini membantu menciptakan panggung suara di seluruh area dengar penonton. Jika tidak memungkinkan Anda bisa menggunakan sandaran speaker yang sesuai · Tempatkan speaker sejauh 2 sampai 3 kaki jauhnya di atas ketinggian telinga ketika dalam posisi duduk, hal ini akan membantu menciptakan atmosfir yang diinginkan.
· Bila menggunakan sistem 5.1 dan 7.1, distribusikan posisi speaker surround di dinding samping dan belakang. Hal ini akan semakin meningkatkan efek yang dihasilkan. Subwoofer
Menempatkan subwoofer membutuhkan banyak perhatian Anda, karena suara frekuensi rendah datangnya harus tidak secara langsung dari sumber suara untuk bisa menciptakan atmosfir yang diharapkan.
Maksudnya, telinga harus tak bisa mendeteksi dari arah mana suara bass berasal. Jika Anda bisa menduga posisi subwoofer ketika mendengar musik atau menonton film, artinya sound level subwoofer Anda terlalu tinggi.Biasanya, subwoofer harus ditempatkan langsung di lantai, namun ada beberapa tips yang bisa membantu Anda meningkatkan respons bass di ruang home theater Anda.
· Suara bass biasanya tergantung pada penempatan subwoofer di dalam ruangan. Menempatkan subwoofer dekat dinding atau di dekat sudut akan semakin meningkatkan respons bass. Hal ini akan membantu sistem yang kurang kuat respons bassnya.
· Namun di pihak lain, penempatan ini juga akan menciptakan suara bass yang tak terkendali. Sehingga posisi idealnya adalah keseimbangan antara jumlah output bass dan kualitas suara bass yang dihasilkan.
· Untuk home theater yang berukuran besar, pendekatan yang terbaik adalah menempatkan dua buah subwoofer, satu di depan dan satu lagi di belakang ruangan. Samsung Home Theater HT-TXQ120TBuat Anda yang sedang mencari pilihan home theater, Samsung HT-TXQ120T sepertinya layak menjadi kandidat pilihan Anda. Home theater 5.1 ini memiliki berbagai kelebihan dan fitur yang melampaui produk sekelasnya. Lima buah speaker satelit berdiri menawan dengan sandaran setinggi 1,32m mempermudah instalasi di rumah Anda.Subwoofernya selain memuat amplifier audio multichannel juga sebuah slot ekspansi untuk dukungan surround sound tanpa kabel melalui kartu pemancar SWA-3000 wireless.Amplifier dilengkapi dengan power audio 1,000W, didistribusikan sebesar 167W ke setiap speaker dan 165W untuk subwoofer. tersedia dukungan dekoder surround sound Dolby Pro Logic II (DPL2), Dolby Digital dan DTS, ditambah 10 buah mode digital signal processing (DSP) seperti Super 5.1 dan virtual headphones.TXQ120 merupakan player universal yang hampir bisa memainkan apapun format disk yang Anda miliki. Mulai dari CD, DVD dan +R/-R recordable, juga bisa memainkan Super Audio CD and DVD-Audio multichannel. Berbagai format file multimedia di antaranya adalah MP3, WMA, JPEG, DivX dan WMV bisa dimainkan langsung atau melalui port USB.TXQ120 juga sudah dilengkapi dengan sistem audio-calibration (ASC). Fitur ini memastikan setting surround sound yang optimal dengan secara otomatis mengatur ekualizer, tone dan volume tiap channel speaker berdasarkan akustik ruangan secara aktual. Proses ini hanya memakan waktu sekitar 2 menit dan sangat mudah dilakukan, tanpa perlu campur tangan Anda sama sekali.Fitur konektifitas yang dimiliki TXQ120 juga sangat lengkap. Input dan output HDMI yang tersedia tak hanya memungkinkan dekoding Dolby/DTS secara langsung, tapi juga merelay video hingga 1080i ke HD TV. Memainkan DVD melalui HDMI, bisa dilakukan hingga 1080p. TXQ120 juga kompatibel dengan TV tua yang memiliki koneksi komponen dan jack video komposit, sementara itu sepasang input audio optikal digital dan analog memungkinkan koneksi dengan antar muka konsol game masa kini.

Proyektor Home Theater tanpa Lampu
Enak ya bila bisa nonton film atau tayangan sepakbola Piala Eropa berlayar lebar di rumah. Caranya gampang kok. Tinggal koneksikan proyektor home-theater ke TV, lalu hubungkan ke sistem tatasuara yang ada.

 

Namun siapa pun yang pernah membeli proyektor pasti tahu bahwa komponen termahal pada sebuah proyektor adalah lampu. Lampu ini harus diperlakukan ekstra hati-hati. Maksudnya, tidak boleh seenaknya mencabut daya proyektor tanpa melakukan proses cooling yang seringkali lama . Juga tidak disarankan untuk meletakkan proyektor di tempat yang banyak debu. Jika lampu rusak, siap-siap saja menguras kocek untuk membeli lampu baru, atau mungkin mempertimbangkan pembelian sebuah proyektor baru.

Nah bagi mereka yang malas merawat proyektor, ada kabar gembira dari Texas Instruments (TI). Perusahaan ini telah meniadakan lampu pada proyektor home theater yang diperkenalkannya di ajang InfoComm 2008.

Sebagai sumber cahaya, proyektor itu menggunakan PhlatLight LED dan chipset BrilliantColor. Selain meniadakan biaya pemeliharaan – untuk mengganti lampu dan filter -, proyektor bebas lampu pertama dengan teknologi DLP (digital light processing) ini disebutkan mampu mengantarkan gambar dengan kualitas 1080p.

Kecepatan switching chip DLP dan LED dari Luminus menyebabkan kualitas gambar dan juga kehandalan di proyektor baru itu meningkat. Sifat memantul dari cermin-cermin yang ada pada chip DLP memungkinkan lebih banyak cahaya mencapai layar, sehingga kisaran gamut warna meningkat 50%. Akibatnya, begitu klaim TI, bisa dihasilkan lebih dari 200 triliun warna dan rasio kontras di atas 500.000:1 – mengalahkan lampu proyektor model lama.

Selain peningkatan kisaran warna dan kinerja kontras, sistem iluminasi ini lebih awet dan hemat daya. Pemakaian dayanya diperkirakan sampai 30% lebih rendah. Namun penghematan terbesar datang dari tiadanya lampu yang harus dibeli. Apalagi berkat optik DLP yang tertutup, proyektor DLP ini tahan beroperasi di lingkungan berdebu dan tidak membutuhkan filter untuk melindungi optiknya.

Selain TI, beberapa perusahaan lain juga bermaksud mengembangkan proyektor DLP berbasis LED (light emitting diode) yang bebas lampu. Di antaranya adalah Optoma, yang dikabarkan siap meluncurkan produknya tahun ini juga. Inovasi tanpa lampu ini awalnya akan ditampilkan Optoma dalam jajaran proyektor home theater, sebelum diterapkan juga pada jajaran produk untuk pasar korporat dan pendidikan.

Penempatan Speaker
Langkah pertama untuk membangun Home Theater (bioskop rumah) adalah dengan membangun ruangan-nya. Sound Treatment dapat di-aplikasi-kan mulai dari pemilihan lantai, komposisi dinding, sampai bagian langit-langit.

Tapi bila ruangan home theater sudah jadi dan tidak ada rencana untuk renovasi, atau lokasi bioskop rumah adalah di ruang keluarga (living room), maka langkah perbaikan (improvement) paling mudah dan paling efektif yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur tata letak speaker (speaker placement).

 

Lingkaran Petunjuk Penempatan 5 Speaker Home Theater

Lingkaran Petunjuk Penempatan 5 Speaker Home Theater

 

 

Tata Letak Speaker

Dengan munculnya tayangan HD (high Definition), International Telecommunications Union Radiocommunications Assembly (ITU-R) atau International Radio Consultative Committee (CCIR), sebagai salah satu agency dari United Nations, diberi tugas untuk mempelajari dan membuat rekomendasi untuk digital cinema.

 

Mengapa lingkaran ITU-R ini sebaik-nya di-ikuti sebagai tata letak speaker ? Jawabannya sederhana, karena banyak studio perekaman, melakukan rekaman suara 5.1 sesuai dengan rekomendasi lingkaran ITU-R ini. Sehingga dengan mengikuti rekomendasi ini, tata letak speaker akan mendekati posisi microphone dari perekaman suara.

Komponen inti dari rekomendasi ITU-R adalah susunan penempatan loudspeaker yang terdiri dari 3 loudspeaker depan yang dikombinasikan dengan 2 loudspeaker belakang. Seperti terlihat pada gambar, susunan loudspeaker ditempatkan pada busur lingkaran, sudut speaker kiri dan kanan adalah 30? terhadap garis yang dibentuk speaker center dan titik dengar. Dengan kata lain, 3 buah loudspeaker depan memiliki jarak yang sama dengan posisi penonton.

Sebagai contoh, jika speaker center tidak dapat diletakkan di belakang layar, di-rekomendasikan untuk menunda (delay) sinyal suara dari speaker kiri dan kanan, sehingga semua sinyal dapat mencapai titik dengar dalam waktu bersamaan. Hal menarik yang patut dicatat, untuk kepentingan lip sync (sinkronisasi gerakan bibir dan suara), rekomendasi menyebutkan bahwa sinyal suara tidak boleh dipercepat lebih dari 20 mili detik atau ditunda (delay) lebih dari 40 mili detik.   

 

Penempatan 3 Speaker depan : Kiri - Tengah - Kanan

Penempatan 3 Speaker depan : Kiri - Tengah - Kanan

 

Setiap speaker depan harus memiliki tinggi yang sama dengan posisi referensi (sekitar 1,2 meter)

Parameter

Unit/Kondisi

Nilai

Lebar dasar

B [m]

2–3 m

Sudut dasar

[°]

Referensi kiri/kanan 60°

Jarak titik dengar

D [m]

= B

 

Tinggi Speaker

Tinggi Speaker

 

Speaker surround juga harus berada dengan jarak yang sama dari titik dengar dan memiliki sudut 110° ±10° dari garis referensi.

Ada satu lagi speaker yang harus ditempatkan dalam ruangan home theater : Subwoofer !! Penempatan speaker yang menghasilkan frekuensi rendah ini banyak mengundang pertanyaan dan agak banyak membutuhkan langkah pengamatan kondisi ruangan dan tips khusus

Sumber: Stereo Guide lainnya:

  • Membuat Sealed Box Subwoofer Sederhana
  • Thiele / Small Parameter
  • CLIO - Electrical & Acoustical Measurement System
  • Storing
  • Komunikasi System Car Stereo
  • Penerapan Impedansi Speaker
  • Apa itu Impedance
  • Mengenal Oscilloscope dan Penggunaannya
  • Sekilas Pengertian Tentang Kabel
  • Tips Penggunaan dan Pemasangan Kabel Pada Car Audio
  • Kabel Dalam System Car Stereo
  • Amplifier Gain Control
  • 8 Cara Mudah Memasang Peredam
  • Peredaman, Apakah Perlu ?
  • Memaksimalkan Budget 10 Juta
  • Signal Clipping

     

  •  

     
    Copyright © 2014 Sparepart Plotter HP Designjet Online. All Rights Reserved.
    Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
     

    Who's Online

    We have 21 guests online

    Contact Us

    jual sparepart, HP. 0815 11433 862
    SMS/telp (24 jam): 0815 11 433 862, 021 323 91492
    Order by e-mail: max@sparepartplotter.com

    Pulogadung Jakarta, Indonesia

    free counters

    <Webmail

    Statistics

    Content View Hits : 1045453